Jumat, 15 Maret 2013

Jawaban Soal Pendapatan Nasional


1.     Untuk apa ya pendapatan nasional harus dihitung ?
2.    Bagaimanakah pendapatan perkapita Indonesia ? Coba cari data di internet dan beri penjelasan tentang pendapatmu!
3.    Carilah perbandingan perndapatan perkapita negara-negara di ASEAN (Jangan lupa cantumkan sumbernya), lalu berikan analisanya !
4.    Jelaskan hubungan pendapatan nasional, jumlah penduduk, dan pendapatan per kapita.


Jawaban.

1.       - Untuk mengetahui struktur perekonomian suatu negara, apakah agraris, industri, atau yang lainnya.
-Untuk mengetahui kemajuan ekonomi atau perkembangan perekonomian dari tahun ke tahun, apakah mengalami kemajuan, kemunduran, atau tetap.
-Untuk mengetahui tingkat kemakmuran masyarakat setelah dibandingkan dengan jumlah penduduk, yaitu tentang pendapatan perkapitanya.
-Untuk membandingkan perekonomian antarnegara di dunia.
-Sebagai pedoman bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan ekonomi nasional.
-Untuk mengetahui penggunaan pendapatan masyarakat.
-Sebagai pedoman untuk melaksanakan pembangunan.

2.       Menurut merdeka.com, pendapatan indonesia pada tahun 2016 bisa mencapai USD 6.000. dan pencapaian tersebut juga karena di topang ekonomi yang berpotensi naik dua kali lipat dalam 5 tahun.
Pendapat: menurut saya pendapatan perkapita di indonesia tidak terlalu menengah kebawah dengan adanya bukti bahwa pendapatan perkapita naik dua kali lipat dalam 5 tahun. Jadi ekonomi di negara indonesia tahun ke tahun lebih baik

3.       International Monetary Fund (2010)
 no
Negara
Pendapatan Perkapita
1
Singapore
US$ 57,238
2
Brunei
US$ 47,200
3
Malaysia
US$ 14,603
4
Thailand
US$ 8,643
5
Indonesia
US$ 4,380
6
Philippines
US$ 3,725
7
Vietnam
US$ 3,123
8
Laos
US$ 2,435
9
Burma
US$ 1,900
10
Kamboja
US$ 2,086

Analis : Berdasarkan http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_GDP_(PPP)_per_capita. Negara Singapura masih menjadi negara dengan pendapatan perkapita tertinggi di ASEAN dengan US$ 57,238, disusul dengan Brunei dengan pendapatan perkapita US$ 47,200. Di urutan ketiga Malaysia dengan pendapatan perkapita US$ 14,603. Di urutan keempat Thailand dengan pendapatan perkapita US$ 8,643. Disusul indonesia dengan pendapatan perkapita US$ 4,380. Di urutan keenam Philippines dengan pendapatan perkapita US$ 3,725. Vietnam berada di urutan selanjutnya dengan pendapatan perkapita US$ 3,123. Di urutan kedelapan, laos dengan pendapatan perkapita US$ 2,435. Burma berada pada uurutan ke Sembilan dengan pendapatan perkapita US$ 1,900. sedangkan Negara Kamboja menjadi negara dengan pendapatan perkapita terendah di ASEAN.
                         
4.      Pendapatan nasional pada dasarnya merupakan kumpulan pendapatan masyarakat suatu negara. Tinggi rendahnya pendapatan nasional akan mempengaruhi tinggi rendahnya pendapatan per kapita negara yang bersangkutan. Akan tetapi, banyak sedikitnya jumlah penduduk pun akan mempengaruhi jumlah pendapatan per kapita suatu negara.



Jumat, 01 Februari 2013

Soal Mikro Makro Ekonomi



SOAL MIKRO MAKRO EKONOMI
1.    Sebutkan ciri-ciri permasalahan pada mikro ekonomi!
2.   Sebutkan contoh 5 bahasan makro ekonomi
3.   Sebutkan 3 negara berkembang, dan jelasan satu persatu mengapa negara tersebut dikatakan negara berkembang!
4.   Sebutkan 3 negara maju, dan jelasan satu persatu mengapa negara tersebut dikatakan negara maju!
5.   China termasuk negara maju atau berkembang? Berikan alasannya!
6.   Menurutmu, apakah Indonesia kelak akan menjadi negara maju? Jelaskan analisamu!
7.   Menurutmu, apakah Indonesia sudah memasuki areglobalisasi? Berikan alasannya!
8.   Mengapa Indonesia masih berhutang?

Jawaban!
1.      a. Informasi Tidak Sempurna
Dalam kenyataan, kadang kita tidak pernah tahu persis kualitas barang yang dikonsumsi, misalnya ketika membeli mobil bekas. Untuk memperoleh informasi mengenai mobil tersebut, seringkali harus mengeluarkan biaya, misalnya dengan menyewa montir mobil yang ahli mesin dan dapat dipercaya.

b. Daya Monopoli
Diasumsikan bahwa pasar dalam keadaan sempurna tidak terpenuhi. Kenyataannya sering dijumpai di pasar yang hanya ada satu produsen (monopoli) atau beberapa produsen (oligopoli) yang begitu kuat. Mereka mampu memengaruhi pasar dengan menentukan tingkat harga. Kemampuan itu menyebabkan barang yang diproduksi lebih sedikit, harga yang lebih tinggi, jika dibanding harga dalam pasar persaingan sempurna.

c. Eksternalitas
Eksternalitas adalah keuntungan atau kerugian yang dinikmati atau diderita pelaku ekonomi sebagai akibat tindakan pelaku ekonomi yang normal. Misalnya, di suatu kota banyak pabrik tekstil yang mencemari lingkungan dengan membuang limbahnya ke sungai. Kerugian yang diderita masyarakat sekitarnya, tidak masuk dalam perhitungan biaya produksi tekstil. Akibatnya, walaupun secara finansial biaya produksi tekstil menjadi murah (karena tidak perlu investasi fasilitas pengolahan limbah), namun secara ekonomis biayanya mahal. Karena sebagian biaya itu ditanggung masyarakat dalam bentuk biaya sosial.

d. Barang Publik
Asumsi dasar lain yang seringkali tidak relevan adalah barang yang dipertukarkan bersifatprivate (rival dan eksklusif ). Rival artinya, barang tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan tanpa saling merugikan. Eksklusif artinya siapa yang tidak mau membayar tidak dapat menikmati atau memanfaatkannya. Misalnya, jika satu kaleng softdrink sudah kita minum, maka orang lain sudah tidak dapat mengonsumsi softdrink tersebut (barang yang sama). Berarti untuk mengonsumsi softdrink diperlukan rival. Selain bersifat rival, untuk memperoleh softdrink kita juga perlu membayar, dengan demikian softdrink bersifat eksklusif. Dalam kenyataannya ada barang yang bersifat nonrivalry, dan noneksklusif, di antaranya, jalan raya, taman, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Barang-barang seperti itu disebut barang publik. Sifat nonrivalry dan noneksklusif ini sering menimbulkan fenomena pendomplengan gratis, yaitu mereka menikmati manfaat barang tersebut tanpa membayar pajak (barang publik tersebut dibuat oleh pemerintah, yang sumber pembiayaannya berasal dari penerimaan pajak).
e. Barang Altruisme
Barang altruisme adalah barang yang ketersediaannya berdasarkan sukarela karena rasa kemanusiaan, contohnya darah. Supply darah ada karena rasa kemanusiaan (ingin membantu sesama manusia). Jika supply darah diserahkan pada mekanisme pasar, maka tidak akan terjadi pasar karena aspek supply-nya bertentangan dengan ajaran agama (akan terjadi kegagalan pasar). Oleh karena itu pemerintah menangani masalah
permintaan dan penawaran darah dengan membentuk Palang Merah Indonesia (PMI).

2.       1. Pendapatan nasional
2. Produksi nasional
3. Konsumsi nasional
4. Investasi nasional
5. Pertumbuhan ekonomi


3.      1. Eithopia
·        Tingkat pengangguran sangat tinggi dikarenakan kurangnya lapangan pekerjaan.
·        Mayoritas penduduk tinggal di pedesaan
       2. Vietnam
·        Sebagian besar penduduk bekerja di bidang pertanian.
·        Tinggkat pengangguran masih tinggi karena kurangnya lahan pekerjaan
3.   Sri Lanka
·        Ketergantungan terhadap negara maju masih sangat tinggi
·        Pendidikan formal dan non formal masih kurang memadai


4.   1. NORWEGIA
Norwegia memiliki tingkat pengangguran yang rendah. Dengan angka harapan hidup yang mencapai 80,2 tahun.


2. AUSTRALIA
Negara yang memiliki GDP (gross domestic products) sebesar USD 918,978 Milyar ini juga selama 5 tahun terakhir memiliki pendapatan perkapita sebesar USD  40.836. Selain itu, negara ini juga menduduki rangking tertinggi di dunia dalam kualitas hidup masyarakatnya.


3. BELANDA
Belanda memiliki standar pendidikan yang tinggi serta menjadi acuan standar literatur bagi negara - negara lain di dunia ini. Keadaan ekonomi Belanda yang stabil serta masyarakatnya yang menduduki rangking sebagai masyarakat yang paling bahagia du dunia lah yang membuat Belanda berhasil masuk ke dalam kategori negara termaju

5.   Cina ditanyakan sebagai negara berkembang karena mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
·        Tingkat pertumbuhan pertumbuhan penduduk tinggi
·        Tingkat pengangguran tinggi
·        Tingkat produkvitas rendah
·        Kualitas hidup rendah
·        Ketergantungan pada sektor pertanian / primer
·        Pasar dan informasi tidak sempurna
·        Tingkat ketergantungan pada angkatan kerja tinggi
·        Ketergantungan tinggi pada perekonomian eksternal yang rentan


6.   bisa, saat ini indonesia telah menjadi negara terkemuka di dunia. salah satu negara terbaik untuk investasi. Dan sedang banyak melakukan pembangunan. Tapi sayangnya masih banyak pejabat negara yang masih korupsi dan juga yang menyimpang dari aturan, tapi itu semua bisa diubah dan mungkin saja Indonesia bisa jadi negara maju

7.   sudah, contohnya adalah masuknya kebudayaan barat ke Indonesia


8.   mungkin karena indonesia masih negara berkembang dan sedang gencar-gencarnya melakukan banyak pembangunan untuk membenahi negara ini serta untuk masyarakatnya dan itu sangat memerlkan biaya yang cukup banyak karena pendapatan indonesia pendapatannya juga masih di bawah rata-rata. Untuk menutupi kekurangan negara Indonesia, maka berhutang kenegara lain







Sabtu, 08 Desember 2012

Soal Pasar – Kelas X

1.       1.       Tuliskan ciri-ciri pasar persaingan sempurna dan pasanglah gambar pasar persaingan sempurna
2.     Tuliskan ciri-ciri pasar persaingan tidak sempurna dan pasanglah gambar pasar persaingan tidak sempurna
3.     Tuliskan ciri-ciri pasar oligopoli dan pasanglah sebuah gambar pasar oligopoli!
4.     Tuliskan ciri-ciri pasar tenaga kerja
5.     Tuliskan ciri-ciri pasar faktor produksi!
 
Jawaban :
1.      a. Jumlah penjual dan pembeli masing-masing banyak dan mereka masing-masing bertindak sebagai penerima harga.
       b. Jenis barang yang diperjualbelikan bersifat homogen (sama).
       c. Adanya kebebasan bagi penjual dan pembeli untuk keluar masuk pada bidang usaha atau pasar barang yang    bersangkutan.
       d. Setiap pembeli dan penjual memiliki pengetahuan yang sempurna tentang keadaan pasar.
       e. Adanya mobilitas sumber daya yang ada secara sempurna, artinya pembeli mudah untuk mendapatkan barang dan penjual mudah untuk mendapatkan sumber daya produksi.
 
2.     Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar atau industri yang terdiri dari produsen-produsen yang mempunyai kekuatan pasar atau mampu mengendalikan harga output di pasar.

Pasar persaingan tidak sempurna dibagi lagi menjadi beberapa bentuk. Tiap bentuknya mempunyai ciri masing-masing :

1. Pasar monopoli
Ciri-ciri pasar monopoli
+Terdapat satu penjual
+Harga ditentukan penjual (monopoli)
+Perusahaan lain sulit memasuki pasar
+Konsumen tidak bisa pindah walau rugi
+Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat
 
2. Pasar monopolistik
Ciri-ciri pasar monopolistik
+Jumlah penjual banyak tapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna
+Barang yang dijual berbeda corak
+Penjual/produsen harus aktif beriklan
+Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar
+Mempunyai kekuasaan mempengaruhi harga

3.Ciri-ciri pasar oligopoli
+Terdapat beberapa penjual
+Barang yang dijual homogen atau beda corak
+Sulit dimasuki perusahaan baru
+Membutuhkan peran iklan
+Terdapat satu market leader (pemimpin pasar)
+Harga jual tidak mudah berubah

3. –    Terdapat banyak penjual atau produsen yang munguasai pasar
    -        Barang di jual bisa bersifat homogen atau beda coral
    -      Terdapat halangan masuk yang kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar
    -      Satu diantara oligolpolis merupakan market leader yaitu penjual yang mempunyai pangsa pasar terbesar
4.  –   Adanya tenaga kerja
     -    Ada perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja
     -    Adanya kesepakatan antara tenaga kerja dan perusahaan untuk bekerja sama
5.     – Adanya perusahaan yg membutuhkan faktor produksi
       -   Adanya penyedia faktor produksi
       -   Adanya kesepakatan perusahaan yang membutuhkan faktor produksi dengan yang memiliki faktor produksi
        -   Permintaan dan penawaran di lakukan dalam jumlah yang besar

(gambar pasar persaingan sempurna)
(gambar pasar monopoli)
(gambar pasar monopolistik)
(gambar pasar oligopoli)


Jumat, 30 November 2012

Soal Kelas X : Permintaan dan Penawaran



Soal!
Pak Amir Samsudin adalah seorang pedagang mangga di Pasar Tambun. Mangga simanalagi pada hari ini dijual di pasaran seharga Rp. 6.000,00/kg. Kemarin, Pak Amir baru saja membeli mangga dari Ibu Tutik, tetangga samping rumahnya. Dengan  begitu, Pak Amir sebenarnya bisa menjual harga mangga sebesar Rp, 4.000,00 per kg.  Sementara itu, Bu Sinta yang baru saja gajian, membawa uang ke pasar sebesar Rp. 10.000,00. Asumsi Bu Sinta, harga mangga simanalagi Rp. 10.000,00. Karena harganya lebih murah, maka Bu Sinta membelinya 6.5 kg.
1. Analisalah kasus di atas dan golongkanlah Pak Amir dan Bu Sinta termasuk ke dalam jenis penjual dan pembeli yang seperti apa ?
2. Berapakah premi konsumen dan produsen yang dimiliki Pak Amir dan Bu Sinta?
3.Tuliskan Hukum Permintaan dan Penawaran dan berikan contoh nyata dalam kehidupanmu sehari-hari!
4. Tuliskan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran!
5.Fungsi permintaan Qd = 210 – 3P dan fungsi penawaran Qs = -40 + 2P. Buatkan kurva keseimbangan !
6.Perhatikan tabel berikut :
Harga
Jumlah
Rp. 2000 Rp. 4000
300 500
-Buatlah fungsi penawaran!
- Hitunglah koefisien elastisitasnya !

Jawaban!


1.Pak Amir adalah penjual supermarjinal karena dapat menjual barang dibawah harga pasar.
Bu Sinta merupakan pembeli supermarjinal karena bu sinta memiliki uang lebih dari harga buah di pasar.

2.    Premi konsumen (Bu Sinta) sebesar Rp. 6000 dari Rp.10.000 - Rp. 4000 = Rp. 6000
    sementara Premi produsen (Pak Amir) sebesar Rp. Rp.2.000 dari Rp.6.000 - Rp.4.000 = Rp. 2.000

3.    Hukum permintaan berbunyi: apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan.
Contoh : Rina membeli 5kg buah jambu di pasar, awalnya Rina ingin membeli buah tsb 2kg tetapi di pasar harganya sedag turun kemudian Rina memutuskan membeli 5kg.

Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun.
Contoh : Pada tingkat harga Rp 2.000,00 per kg, toko Buah Segar hanya bersedia menjual jeruk sebanyak 20 kg. sekarang, katakanlah harga naik menjadi Rp 3.000,00 per kg. Toko Buah Segar bersedia menambah penawarannya menjadi 30kg, begitu seterusnya.

4.    Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya:
Selera
Pendapatan konsumen
Harga barang/jasa pengganti
Harga barang/jasa pelengkap
Perkiraan harga di masa datang
Intensitas kebutuhan konsumen
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, diantaranya:
Biaya produksi
Teknologi
Harga barang pelengkap dan pengganti
Pajak
Perkiraan harga barang di masa datang
Tujuan dari perusahaan
5.    
Qd = Qs
210 – 3P = -40 + 2P
-3P – 2P = -40 – 210
-5P = -250
P = -250/ -5
P = 50

Qs = -40 + 2P
Qs = -40 + 2 (50)
Qs = -40 + 100
Qs = 60

|E| = (50, 60)

Qd = 210 – 3P

Tipot P --> Q = 0
Qd = 210 – 3P
 0 = 210 – 3P
3P = 210
P = 210/ 3
P = 70
(0, 70)

Tipot Q à P = 0
Qd = 210 – 3P
Qd = 210 – 3 (0)
Qd = 210
(210, 0)

Qs = -40 + 2P

Tipot P --> Q = 0
Qs = -40 + 2P
0 = -40 + 2P
-2P = -40
P = -40/ -2
P = 20
(0, 20)

Tipot Q --> P = 0
Qs = -40 + 2P
Qs = -40 + 2 (0)
Qs = -40
(-40, 0)




Sabtu, 03 November 2012

Tugas Ekonomi Kelas X : Perilaku Konsumen dan Produsen


1.    Gambarkan tentang circular flow 2 sektor, 3 sektor, dan 4 sektor beserta penjelasannya!
2.  Adakah hubungan antara kegiatan ekonomi suatu negara dengan sistem ekonomi negara tersebut? Tulisjan penjelasannyak
3.  Dari circular flow yang kalian buat di nomor 1, tuliskan semua peran pelaku ekonomi yang ada di dalamnya!
4.  Tuliskan mengenai penjelasan The Law of Diminishing Return dengan menggunakan contoh !
5.  Tuliskan cara perluasan produksi yang bisa dilakukan oleh produsen dengan disertai contoh!
6.  Tuliskan perbedaan kegiatan produksi primer, sekunder dan tersier!
7.  Rangkumkan mengenai Teori Nilai Pasar dari Humme dan Locke!
8.  Rangkumkan mengenai teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo!
9.  Rangkumkan mengenai teori nilai lebih dari Karl Marx!
10.               Tuliskan perbedaan Hukum Gossen I dan II!

jawaban

1. 1.Kegiatan Ekonomi Dua Sektor
Kegiatan ekonomi dua sektor hanya melibatkan dua pelaku ekonomi, yaitu rumah tangga dan perusahaan.

a.Corak Kegiatan Ekonomi Subsistem
Dalam corak kegiatan ekonomi subsistem penerima-penerima pendapatan, dalam hal ini rumah tangga, tidak menabung, dan para pengusaha tidak menanam modal. Dalam masyarakat yang seperti ini aliran pendapatannya adalah seperti yang tampak pada Gambar berikut :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjE9Vawn4vVA8eDb280UJfmCAGvnBZoKJ8LGaLTybWduMabVMBQPwZEQKieU-ZSwEg8pJT80Rjnm7efw_5zKGf8gjAjwtpXc5sr7UAS_b8pB5Iyx0-T7rOtiC8-Y_qii46r-xh4F18_6aY/s400/flow1.bmp 

Dalam kegiatan ekonomi seperti ini sekiranya sektor produksi menggunakan seluruh faktor produksi yang ada dalam perekonomian, pengeluaran sektor rumah tangga akan sama dengan nilai barang dan jasa yang diproduksi dalam perekonomian. Ini adalah gambaran yang sangat sederhana yang terjadi pada suatu perekonomian, di mana kegiatan perdagangan pada umumnya masih menggunakan cara barter.

b.Corak Perekonomian Modern
Dalam perekonomian yang lebih maju, penerima-penerima pendapatan akan menyisihkan sebagian pendapatan mereka untuk ditabung. Tabungan ini akan dipinjamkan kepada pengusaha yang akan menggunakannya untuk investasi, yaitu melakukan pembelian barang-barang modal.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTKsK2q7VUMdQ3WOgoagNckA-Ij8i58DXSWjQFpDyMZHWlCQjqSLDS7P5xAeHM-jc8_-QDuN9OpyzHbN_sNJZ8YZdq2IEfB61olmPawwz5Mg8Oit4qYr-hd0-hhDrDobBf-_InDkn04wA/s400/flow2.bmp 


2.Kegiatan Ekonomi Tiga Sektor
Dalam kegiatan ekonomi tiga sektor, pelaku-pelaku ekonomi yang terlibat selain dari rumah tangga dan perusahaan, diperlihatkan juga peranan dan pengaruh pemerintah atas kegiatan perekonomian.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjb_wJG7C6RKFB0DL1HGHNpcplm95BmpGoYgFJfcbHPJlL-09xe8L96YCb1ziviPkd-p4LXK7owssH9tM0aXQ1lM4-3LEgUvsw8KSiqemyDs1CdK1eN33nBUVstdbdYirbXcqhq9IuTXhs/s400/flow3.bmp 



3.Kegiatan Ekonomi Empat Sektor
Kegiatan ekonomi empat sektor sering disebut perekonomian terbuka karena kegiatan ini tidak hanya melibatkan pelaku-pelaku ekonomi di dalam negeri, tetapi juga masyarakat ekonomi di luar negeri.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzacWBMDtBlnk0_Wp9cV-4TMawi2BZc6yPySh46EFsLks_7_dIUvZrNfmyd7NeUPnOFJC1BKIvXBtZxj4QOC2rat1rlQm3BdLRJZBXUOLW9YzoiBrsCnKbSLGXAgGOFU6U3mqBolgWgfI/s400/flow4.bmp

2. ada karena di setiap negara ada konsumen produsen dan pemerintah sebagai yang mengatur jalannya ekspor impor agar ada hubungan baik dengan negara lain

3. 2 sektor
    
    RTK
- Memberikan faktor produksi kepada perusahaan
- Menerima barang

    RTP
- Memberikan balas jasa kepada atas pemberian faktor produksi dari RTK
- Menghasilkan barang produksi untuk RTK

   3 sektor

RTK:

- Memberikan faktor-faktor produksi kepada RTP
- Menerima balas jasa dari RTP
- Mengkonsumsi hasil dari RTP
- Menabung di lembaga keuangan
- Membayar pajak kepemerintah
- Mndapatkan subsidi dari pemerintah

Pemerintah:

- Menerima pajak individu dari RTK
- Memberikan subsdi kepada RTK-
- Pemerintah membeli produk

RTP:

- RTP menerima faktor-faktor produksi kepada RTK
- RTP balas jasa kepada ke RTK
- RTP menghasilkan barang dan jasa produksi untuk di kon sumsi oleh RTK
- Hasil produksi RTP di beli RTK
- RTP menerima modal untuk investasi dari RTK
- RTP membayar pajak kepada pemerintah

4 sektor

RTK

- RTK memberiakn faktor-faktor produksi kepada RTP
- Menerima barang
- mengkonsumsi barang
- Menabung ke lembaga keuangan
- Memabayar pajak kepemerintah
- menerima subtitusi

Pemerintah

- Menerima pajak dari RTP dan RTK
- Menerima subtitusi kpd RTK
- Membeli produk

Luar negeri

- RTK mengimporr barang dan jasa ke luar negeri
- RTP mengekspor barang dan jasa ke luar negeri
- menerima uang dari RTP

Hukum Tambahan Hasil Yang Semakin Berkurang.
The law of diminishing return  adalah apabila ada input yang bersifat tetap ( misalnya tanah dan modal) dikombinasikan dengan satu input variabel (misalnya tenaga kerja) yang setiap kali ditambah maka out put semula akan bertambah dan marginal akan berkurang.

contoh : misalnya kita mempunyai sawah, dengan input petani. Satu sawah memiliki kapasitas petani sebanyak 10 orang. Maka, ketika kita menempatkan satu orang petani disana, kita akan mendapatkan output (beras). Begitu juga jika ditambah terus sampai misalnya angka 7. Ketika level petani sudah berada pada angka 7, output akan stabil dan terus menerus meningkat. Begitu juga jika sampai 8, 9 dan 10, pendapatan terus meningkat.

5.  Perluasan produksi bisa dilaksanakan dengan :
·       Ekstensifikasi yaitu menambah faktor produksinya contohnya : menambah barang alat produksi
·       Intensifikasi yaitu meningkatkan produktivitas faktor produksi. Contoh : penggunaan traktor untuk membajak sawah atau mengolah pertanian

6. -kegiatan produksi primer adalah kegiatan yang menghasilkan kegunaan dasar yang meliputi agraris dan ekstraktif
- kegiatan produksi sekunder adalah kegiatan yang menghasilkan yang meliputi bidang industri dan kerajinan
- kegiatan produksi tersier adalah kegiatan yang menghasilkan kegunaan meliputi bidang perdangan dan jasa

7. Teori nilai pasar (Hummed an Locke): nilai barang tergantung pada permintaan dan penawaran barang dipasar

8. Teori nilai tenaga kerja (David Ricardo): nilai barang ditentukan oleh jumlah biaya tenaga kerja yang diperlukan untk menghasilkan barang tersebut

 9. tenaga kerja mempunyai nilai tukar dan nilai pakai bagi pengusaha. pengusaha harus membayar nilai tukarnya untuk mendapatkan nilai pakainya. kelebihan nilai pakai atas nilai tukar di sebut nilai lebih. jadi pengusaha itu harus membayar upah terhadap pegawainya untuk mendapatkan nilai pakai

110. Hukum Gossen I dan hukum Gossen II (Herman Henrich Gossen (1854))
Hukum Gossen I: hukum kepuasa yang semakin berkurang(Law of diminishingUtility), berbunyi”Jika suatu kebutuhan dipenuhi terus menerus, maka kenikmatannya makin lama makin berkurang, sehingga akhirnya tidak dicapai rasa kepuasan”
Hukum Gossen II: hukum nilai batas (Law of Marginal Utility), berbunyi ”Manusia akan berusaha untuk memenuhi berbagai macam kebutuhannya sampai pada tingkat intensitas yang sama”